Wednesday, March 2, 2016

RPP Matematika SMK Teknik Kelas X

RPP Matematika SMK Teknik Kelas X
RPP Matematika SMK Teknik Kelas X

infodunia-pendidikan.blogspot.com. Pada kesempatan kali ini admin ingin berbagi sebuah perangkat mengajar yang dibutuhkan oleh setiap guru sebagai pedoman mengajar yaitu RPP. Kali ini admin sertakan contoh RPP Matematika SMK Kelas X untuk Jurusan Teknologi, kesehatan dan Pertanian.



Sebagai sebuah contoh RPP ini sudah lengkap sesuai dengan standar KTSP (untuk Kurikulum 2013 Butuh penyesuaian lagi). Sehingga anda bisa menerapkannya kepada seluruh Standar kompetensi yang lain.

Kelengkapan RPP ini antara lain :

1. Sesuai pedoman KTSP

2. Berkarakter

3. Ada pembagian Eksplorasi, Elaborasi dan konfirmasi (EEK)

Bagi yang ingin mendownload contohnya silakan klik link diberikut (PDF) :

Download contoh RPP Matematika SMK Kelas X untuk Jurusan Teknologi, kesehatan dan Pertanian.


Catatan :

Contoh diatas hanya saya sertakan 1 (Satu) standar kompetensi, dalam format PDF. Sehingga tidak bisa langsung diedit. Anda mungkin harus copy paste dulu tulisannya ke program office anda. Contoh diatas berisi sekitar 11 halaman saja.

Bagi anda yang ingin mendapatkan versi LENGKAP 1 (SATU) TAHUN RPP Matematika SMK Kelas X untuk Jurusan Teknologi, kesehatan dan Pertanian, dimana terdiri dari 6 (enam) Standar Kompetensi penuh maka anda bisa pesan kepada saya dengan mengirimkan alamat e-mail anda melalui SMS/Whatsapp ke nomor : 0822 7000 1027

Dan Harga untuk versi lengkap ini

Hanya Rp. 100.000 Promo : 50.000 (Via Pulsa)

Pulsa bisa ditransfer ke nomor di atas.

Setelah anda kirimkan pulsanya, silakan konfirmasi (beritahu) saya melalui SMS/Whatsapp ke nomor : 0822 7000 1027

Maka saya akan secepatnya mengirimkan file yang anda minta VIA E-MAIL

Jika anda tidak punya e-mail, maka akan saya berikan link download, sehingga anda bisa download file RPP-nya komputer, tablet atau bahkan handphone anda.

Apa keuntungan versi lengkap ini?

1. Sesuai pedoman KTSP

2. Berkarakter

3. Ada pembagian Eksplorasi, Elaborasi dan konfirmasi (EEK)

4. Tinggal ganti nama guru mata pelajaran, nama kepala sekolah dan nama SMK

5. FORMAT WORD (.doc) sehingga anda bisa langsung Edit.


6. Mendapatkan Bonus SILABUS Matematika SMK Kelas X untuk Jurusan Teknologi, kesehatan dan Pertanian LENGKAP (untuk 1 tahun)

Demikian artikel kali ini tentang RPP Matematika SMK Teknik Kelas X. Semoga Bermanfaat.

Tuesday, March 1, 2016

Download POS UN 2016

Infodunia-pendidikan.blogspot.com. Tahun Pelajaran 2015/2016 telah memasuki triwulan terakhir, sehingga banyak persiapan dari satuan pendidikan (sekolah) yang harus dilakukan. Agenda besar tahunan dari sebuah sekolah adalah Ujian Nasional. Dimana semua sekolah dari berbagai jenjang serentak menggelar ujian sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Melalui BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan UN 2016 telah diatur dalam PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) Ujian Nasional.

Ini berarti telah ada standar baku dalam pelaksanaan UN kelak sehingga pihak-pihak terkait dituntut untuk melaksanakan kegiatan UN Sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam POS UN tersebut.

POS UN 2016
POS UN 2016




Adapun informasi mengenai ujian nasional sebagai berikut antara lain.

1. UN dilaksanakan serentak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

2. UN Susulan dilaksanakan setelah UN, diperuntukkan bagi peserta yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan lain yang sah.

3. Ujian Kompetensi Keahlian SMK/MAK:

a. Ujian praktik kejuruan SMK/MAK dilaksanakan oleh satuan pendidikanbekerjasama dengan dunia industri dan/atau asosiasi profesi paling lambatsatu bulan sebelum pelaksanaan UN.

b. Penggandaan dan pendistribusian bahan ujian teori kejuruan SMK/MAKdilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi.

c. Pemindaian dan penskoran ujian teori kejuruan SMK/MAK dilakukan olehDinas Pendidikan Provinsi.

d. Ketentuan lebih lanjut tentang pelaksanaan ujian praktik dan ujian teorikejuruan diatur tersendiri oleh Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

4. Khusus bagi SMK/MAK program 4 tahun, ujian teori kejuruan dilaksanakan pada tahun ke-3 dan praktik kejuruan dilaksanakan pada tahun ke-4.

5. Tempat pelaksanaan UN Paket B/Wustha dan Program Paket C pada sekolah/madrasah pelaksana UN atau pondok pesantren yang memenuhisyarat.

6. Tempat pelaksanaan UN Susulan diatur oleh masing-masing Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan jumlah peserta danlokasi.

7. Tempat dan waktu pelaksanaan ujian pendidikan kesetaraan di luar negeridisesuaikan dengan kondisi setempat.

8. Pengamanan pelaksanaan UN di satuan pendidikan sepenuhnya menjaditanggungjawab masing-masing satuan pendidikan.

Untuk lebih lengkapnya, silakan download draft POS UN 2016.

Sekian post kali ini mengenai Download Prosedur Operasional Standar UN 2016 Semoga bermanfaat.

Sunday, February 28, 2016

Download Denah Kursi UN 2016

Ujian Nasional 2016
Ujian Nasional 2016

infodunia-pendidikan.blogspot.com. Bulan Maret 2016 Telah menjelang, dimana ini merupakan momen yang merupakan krusial bagi siswa SMA/SMK sederajat. Pada Tahun 2016 Ujian Nasional rencananya akan diadakan pada Senin, 4 April 2016. Hal ini berdasarkan POS UN Tahun pelajaran 2015/2016 yang dikeluarkan oleh BSNP.
Selengkapnya baca di : Info Ujian Nasional 2015/2016
Salah satu Administrasi untuk melaksanakan kegiatan Ujian Nasional 2015/2016 adalah Denah Tempat duduk siswa.
Berdasarkan POS UN Tahun pelajaran 2015/2016 : 
Panitia UN Tingkat Satuan pendidikan (Sekolah) menetapkan ruang UN denganpersyaratan sebagai berikut: 
1. Ruang ujian yang digunakan aman dan layak untuk pelaksanaan UN; 
2. Pembagian ruangan diatur sebagai berikut: 
   a. Jumlah peserta dibagi 20; 
   b. Setiap 20 peserta menempati 1 ruangan; 
   c. Jika sisa pembagian jumlah peserta adalah 1 sampai dengan 4 orang,maka dua ruangan    terakhir diisi dengan 10 peserta dan sisanya. 
3. Setiap ruang ujian diawasi oleh dua orang pengawas ruang UN; 
4. Setiap meja dalam ruang ujian diberi nomor peserta UN; 
5. Setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan ”DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS, SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI 
6. Setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN dengan disertaifoto peserta yang ditempel di pintu masuk ruang ujian; 
7. Setiap ruang UN disediakan lak/segel untuk amplop LJUN; 
8. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dariruang UN; 
9. Tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: 
  a. Satu bangku untuk satu orang peserta UN; 
  b. Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun denganmempertimbangkan   jarak antara peserta yang satu dengan peserta yanglain minimal 1 (satu) meter; 
  c. Penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta. 
10. Ruang UN Program Paket B/Wustha dan Paket C menggunakan ruang kelassekolah/madrasah pelaksana UN. 
11. Ruang UN paling lambat sudah siap 1 (satu) hari sebelum UN dimulai.

oleh karena itu admin hari ini membagikan Denah Kursi UN 2016 sebagai referensi rekan sekalian. Denah Kursi UN 2016 ini dalam format word (.doc) sehingga mudah untuk diedit. Dan sudah kami sediakan kolom untuk pengetikan nomor dan nama peserta UN.
langsung saja silakan 


Demikian Post tentang Download Denah Kursi UN 2016 Semoga Bermanfaat.

Sunday, November 22, 2015

TIps Lengkap UKG 2015

Tips mengerjakan UKG
Tips mengerjakan UKG
Sedang hangat-hangatnya program pemerintah untuk para tenaga pendidik yang disebut UKG atau Uji Kompetisi Guru. UKG ini secara rutin telah dilakukan sejak tahun 2012 bagi guru yang akan mengikuti sertifikasi guru. Mulai tahun 2015 ini UKG secara rutin akan dilakukan untuk mengukur profesionalisme guru. Tujuannya untuk mengetahui level kompetensi individu guru dan peta penguasaan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
UKG tahun 2015 akan diikuti oleh semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS dengan jumlah jenis soal yang akan diujikan adalah 192 mata pelajaran/guru kelas/paket keahlian/BK.
Bagi rekan-rekan yang ingin mengikuti UKG, berikut Beberapa Tips yang saya kumpulkan dari beberapa web.

Tips 1 . Persiapkan Fisik dan Mental
Kondisi fisik dan mental yang prima akan membantu bapak dan ibu guru untuk lebih baik dalam menghadapi UKG 2015 (Uji Kompetensi Guru tahun 2015). Jagalah kesehatan dengan istirahat yang cukup sehingga pada saat jadwal anda mengikuti UKG, anda dapat berhadir dalam kondisi fit.

Tips 2. Perhatikan Jadwal UKG Anda
Masing-masing guru mungkin memiliki penjadwalan pelaksanaan UKG online yang berbeda-beda. Setiap TUK (Tempat Uji Kompetensi) memiliki kapasitas yang terbatas untuk menampung peserta UKG 2015. Oleh karena itu penjadwalan diatur dengan sangat ketat agar semua guru yang berada dalam lingkung TUK tersebut dapat mengikuti UKG 2015 secara online. Pastikan anda mengecek kembali kapan jadwal UKG anda sendiri melalui situs http://sergur.kemdiknas.go.id dan mengecek ulang di TUK atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di tempat anda masing-masing. Catat jadwal hari, tanggal. dan gelombang berapa anda dijadwalkan mengikuti UKG 2015.


Tips 3. Pahami Kisi-Kisi UKG 2015 Bidang Anda
Setiap guru tentunya mempunyai bidang keahlian masing-masing. Untuk guru bersertifikat pendidik, mereka akan diuji sesuai dengan mata pelajaran yang tertera pada sertifikat pendidiknya. Sementara untuk guru belum bersertifikat pendidik akan diuji berdasarkan ijazahnya (program studinya) ketika diterima sebagai guru. Nah, untuk setiap bidang studi atau mata pelajaran ini telah disediakan kisi-kisi UKGnya oleh pihak Dirjen GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemdikbud. Download dan print kisi-kisi UKG 2015 anda, kemudian print. Selanjutnya pahamilah apa kandungan setiap butir kisi-kisi UKG 2015 pada bidang studi/mata pelajaran anda tersebut.

Tips 4. Baca Kembali Buku-Buku Referensi yang Berkaitan dengan Kisi-Kisi UKG 2015
Anda tidak akan dapat dengan mudah menjawab soal-soal UKG 2015 secara online jika anda tidak membaca kembali buku-buku referensi yang berkaitan. Setelah anda memahami kandungan kisi-kisi UKG 2015 untuk bidang studi/mata pelajaran anda, maka selanjutnya kumpulkan buku-buku atau bahan bacaan lain (misal dari internet) terkait dengan materi dari kisi-kisi. Bacalah bahan-bahan referensi itu. Anda tak bisa memperoleh skor yang baik dalam UKG 2015 jika anda mengikutinya tanpa persiapan apapun.

Tips 5. Cek Tempat Uji Kompetensi (TUK UKG 2015) Lebih Dulu
Pastikan sebelum UKG 2015 anda dijadwalkan, cek dahulu di mana lokasi TUK (Tempat Uji Kompetensi) dengan mendatanginya langsung. Pada umumnya di setiap kabupaten kota dapat terdapat 1 atau lebih TUK. Cek dijadwal anda pada TUK mana anda akan mengikuti UKG. Setelah itu pastikan pula anda mengetahui ruangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan UKG anda. Beberapa peserta UKG berdasarkan pengalaman tahun 2012 datang terlambat karena tidak tahu di mana persisnya ruang UKG. Tetapi mereka tidak mengeceknya secara langsung dan menganggap remeh.

Tips 6. Cek Daftar Peserta UKG yang Satu Jadwal dengan Anda
Mengenali siapa saja guru-guru yang akan sama-sama mengikuti UKG 2015 dengan anda adalah hal yang sangat baik. Saling menghubungi dan berbagi nomor telepon akan sangat membantu ketika ada hal-hal di luar yang direncanakan dengan baik terjadi. Misalnya ketika anda terlambat, sakit, terkena kemacetan lalu lintas, dan hambatan lainnya, maka dengan cepat kita bisa saling memberi informasi. Cek daftar peserta UKG yang satu jadwal dengan anda untuk tujuan ini, sehingga bisa saling support satu sama lain.

Tips 7. Perbanyak Latihan dengan Soal-Soal UKG
Kemdikbud menargetkan rata-rata skor UKG 2015 adalah 5,5. Ini sedikit lebih tinggi dari rata-rata hasil UKG tahun 2012. Bagaimana menyikapi ini? Beberapa situs dan blog di internet ternyata telah menyediakan contoh-contoh soal latihan UKG untuk tahun 2015 ini. Tentunya sumber gratis ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. Download soal-soal tersebut untuk dikerjakan. Mungkin soal-soal ini dapat digunakan untuk mempersiapkan diri menghadapi UKG 2015. Soal-soal yang baik akan mengacu pada kisi-kisi, jadi cek soal-soal latihan yang mereka berikan sekalian anda memahami kisi-kisi UKG anda masing-masing. Beberapa situs atau blog juga menyediakan latihan soal UKG 2015 secara online dan interaktif. Ini juga sangat bagus diikuti. Dengan banyak berlatih akan dapat meningkatkan skor UKG anda.
Tips saat akan mengerjakan UKG
  • Silahkan mengisi Identitas baik nomor peserta UKG maupun identitas yang lain.
  • Berdoalah sebelum mengerjakan soal Ujian di mulai, Dengan Doa yang ikhlas mudah – mudah bisa membantu mempermudah dalam mengerjakan soal ( Tentunya atas kehendakNYA segala bisa jadi mudah)
  • Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu jika soal ujian tidak dilakukan secara online, jika ujian di lakukan secara online maka saran admin jawablah setiap soal yang ada karena ada waktu yang sudah di tentukan dan berjalan mundur, selesai dan tidak selesai maka tayangan aplikasi akan hilang jadi jika nanti belum terjawab semua, maka nilai di akumulasi sebanyak soal yang di jawab benar.
  • Ketika sudah selesai silahkan periksa kembali jawaban anda siapa tahu masih ada soal yang belum terjawab atau masih ada soal yang ragu akan kebenaran jawaban anda. Jika anda sudah yakin silahkan klik simpan jika ujian secara online.
  • Bawalah peralatan yang di perlukan untuk keperluan Tes UKG jangan sampai ada syarat yang ketinggalan yang akan membuat kita panik dan tidak konsentrasi dalam Tes UKG.
  • Belajarlah terlebih dahulu mengenai soal – soal yang kemungkinan besar akan muncul pada saat tes UKG 2015, ada bisa berlatih soal UKG 2015 secara online    Disini
  • Mencoba Simulasi Tes UKG guru 2015 agar anda memiliki gambaran tentang tata cara Tes UKG Online, anda bisa berlatih Simulasi Tes UKG online  DISINI 
 Sumber : klik dan klik dan klik 

Wednesday, September 2, 2015

RPP Problem Based Learning (PBL) Pelajaran KWU

1.       Penerapan  Problem Based Learning pada pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan 
Problem Based Learning (PBL) adalah model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik mendapat pengetahuan penting, yang membuat mereka mahir dalam memecahkan masalah, dan memiliki model belajar sendiri serta memiliki kecakapan berpartisipasi dalam tim. Proses pembelajarannya menggunakan pendekatan yang sistemik untuk memecahkan masalah atau menghadapi tantangan yang nanti diperlukan dalam kehidupan sehari-hari
Tahap-tahap PBL meliputi tahap orientasi peserta didik kepada masalah, mengorganisasikan peserta didik, membimbing penyelidikan individu dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah


RPP KWU
RPP KWU

Contoh Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dengan Model Berbasis Masalah (Problem Based Learning)

Mata Pelajaran                 :  Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI (Pengolahan)
Kelas /Semester                               :  XI / 1
Materi Pokok                     :  pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas
Jumlah Pertemuan          :  2 pertemuan (4 X 45’)

A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

1.1 Menghayati keberhasilan dan kegagalan wirausahawan dan keberagaman produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya sebagai anugerah Tuhan                     
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

2.1 Menunjukkan motivasi internal dan peduli lingkungan dalam menggali informasi tentang keberagaman produk pengolahan dan kewirausahaan di wilayah setempat dan lainnya
2.2 Menghayati perilaku jujur, percaya diri, dan mandiri dalam memperkenalkan produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dan menerapkan wirausaha
2.3 Menghayati sikap bekerjasama, gotong royong, bertoleransi, disiplin, bertanggung jawab, kreatif dan inovatif dalam memahami kewirausahaan dan membuat produk pengolahan di wilayah setempat dan lainnya dengan memperhatikan estetika produk akhir untuk membangun semangat usaha
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

3.1 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
3.2 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah
3.3 Menganalisis proses produksi pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber
3.4 Menganalisis peluang usahapengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan pengamatan pasar di lingkungan wilayah setempat
3.5 Memahami desain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
3.6 Memahami sumber daya yang dibutuhkan dalam mendukung proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah
3.7 Memahami proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber
3.8 Menganalisis aspek-aspek perencanaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan pengamatan peluang usaha
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dankreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

4.1 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
4.2 Mendesain prosesproduksipengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerahberdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedurberkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
4.3 Membuat karya pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur
4.4 Menciptakan peluang usaha sesuai dengan produkpengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerahyang dihasilkan berdasarkan pengamatan pasar
4.5 Mendesain produk dan pengemasan pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan konsep berkarya dan peluang usaha dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
4.6 Mendesain proses produksi usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah berdasarkan identifikasi kebutuhan sumberdaya dan prosedur berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya
4.7 Membuat pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang berkembang di wilayah setempat dan lainnya sesuai teknik dan prosedur
4.8 Menyusun aspek perencanaan usaha pengolahan dari bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah

A.   Langkah-langkah Pembelajaran

Tahapan Pokok
Kegiatan Pembelajaran
Orientasi siswa pada masalah
(Pendahuluan )
·   Siswa  menyimak masalah yang disampaikan guru  tentang prosedur komplek tentang pembuatan makanan khas daerah
·   Guru mengemukakan berbagai permasalahan dalam pengolahan makanan khas daerah
·   Siswa diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap masalah tersebut
·   Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan teknik pembelajaran yang akan dilaksanakan
Mengorganisasi siswa dalam belajar (Pendahuluan)
·   Siswa membentuk kelompok  belajar  setiap kelompok 5 orang  sesuai arahan guru untuk membahas  tentang LKS  yang diberikan
·   Siswa menerima LKS   tentang pembuatan makanan khas daerah stempat
·   Siswa membaca   dan mencermati LKS
Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri maupun kelompok
(Kegiatan Inti)
·   Siswa melakukan identifikasi  prosedur pengolahan makanan khas daerah setempat menggunaka LKS dalam kelompok
·   Guru  memfasilitasi dan membimbing kelompok dalam berdiskusi untuk memecahkan  masalah
Mengembangkan dan menyajikan hasik karya (Kegiatan Inti)
·   siswa menjawab pertanyaan pada LKS dan menyajikan dalam laporan tertulis
·   Siswa menyajikan laporan pembahasan hasil  temuan, penarikan kesimpulan dari mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan  pengolahan  makanan khas daerah
Menganalisi dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
(Penutup)
·   Siswa dibimbing guru melakukan analisis terhadap masalah yang ditemukan siswa
·   Kelompok siswa yang menghasilkan pemecahan masalah yang lengkap diberi penghargaan.
·   Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari siswa


Lembar Kerja Siswa
1.       Amati kegiatan pengolahan makanan khas didaerahmu
2.       Catat macam-macam makanan khas daerah yang diolah dari bahan nabati/hewani yang ada di daerahmu (minimal 2).
3.       Bandingkan dengan studi pustaka mengenai bahan nabati/hewani serta produk makanan khas daerah lain di Indonesia minimal 5 daerah.
4.       Presentasikan di depan kelas

C.  Penilaian
1. Penilaian proses 
     Penilaian Observasi

Instrumen Penilaian Sikap
No.
Nama Siswa
Religius
Jujur
Tanggung jawab
Santun
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1.

















2.

















3.

















….


















Pedoman Penskoran Rubrik penilaian sikap
Rubrik
Skor
sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh  dalam melakukan kegiatan
1

menunjukkan sudah ada  usaha sungguh-sungguh  dalam melakukan kegiatan tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
2
menunjukkan ada  usaha sungguh-sungguh  dalam melakukan kegiatan yang  cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
3
menunjukkan adanya  usaha sungguh-sungguh  dalam melakukan kegiatan secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
4

2.Penilaian Hasil
a.    Penilaian Pengetahuan
No
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Penilaian
Instrumen
1.
Menjelaskan Macam-macam makanan khas daerah yang diolah dari bahan nabati/hewani di daerah anda
Tes tertulis
uraian
Jelaskan Macam-macam makanan khas daerah yang diolah dari bahan nabati/hewani di daerah anda

            b. Penilaian Keterampilan
2.
Menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan macam macam makanan khas daerah yang diolah dari bahan nabati / hewani
Tes tertulis
uraian
1.       Catat macam-macam makanan khas daerah yang diolah dari bahan nabati/hewani yang ada di daerahmu (minimal 2).
2.       Bandingkan dengan studi pustaka mengenai bahan nabati/hewani serta produk makanan khas daerah lain di Indonesia minimal 5 daerah.
3.
Presesntasi di depan kelas
Tes tertulis
uraian
Presentasi dan simpulkan



A.    Pedoman Penskoran
No. Soal
Petunjuk Penskoran
Skor
1.
Tepat
3
Kurang tepat
2
Tidak tepat
1
2.

Tepat
3
Kurang tepat
2
Tidak tepat
1
3.
Tepat
3
Kurang tepat
2
Tidak tepat
1
4
Tepat
3
Kurang tepat
2
Tidak tepat
1

   Keterangan
Nilai = Perolehan skor   x  4  =   
                           Skor maksimal


 2. Intrumen Pengetahuan
          Tes Tertulis
          Tulislah macam-macam makanan khas daerah yang anda ketahui di daerah anda!

3.  Instrumen
a.    Teknik                : Penilaian Pengetahuan
b.    Bentuk              : Skala penilaian
c.        Instrumen


Mata Pelajaran         :              
Nama Proyek             :              
Alokasi Waktu           :              
Guru Pembimbing   :              
 betul
Nama                            :              
NIS                                 :              
Kelas                             :

No.
ASPEK
SKOR (1 - 4)
1
Sebagian betul

2
Sebagian besar

3
Semua betul


TOTAL SKOR


Model  Pembelajaran Problem Based Learning

Kompetensi Dasar
:
1.5.   Mengidentifikasi desain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

4.5. Mendesain produk dan pengemasan karya kerajinan limbah tekstil berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya

Topik
:
Membuat produk limbah tekstil dan kemasan
Sub Topik
:
Membuat Taplak dari limbah tekstil dan kemasannya
Tujuan
:
Mampu mengidentifikasi desain kemasan dari limbah tekstil untuk membuat taplak meja
Mampu membuat kemasan taplak meja
Alokasi Waktu
:
3x TM

FASE-FASE
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Fase 1
Orientasi peserta didik kepada masalah
·      Menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistik yg dibutuhkan: Memecahkan masalah terhadap melimpahnya limbah tekstil di lingkungan, orientasi pada alat, bahan, dan teknik yang dibutuhkan
·      Memotivasi peserta didik untuk terlibat aktif dalam pemecahan masalah yang dipilih
Pengenalan jenis limbah tekstil dan akibat yang ditimbulkan jenis bahan tersebut: alami/sintetis
Menggali pertanyaan-pertanyaan dan menggali ide-ide dari peserta didik
Fase 2
Mengorganisasikan peserta didik
Membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut
Membagi tugas yang akan dikerjakan secara individu/kelompok berdasar jenis bahan, teknik, jenis produk yang akan dibuat, dsb
Tigas secara kelompok memperhatikan heterogenitas, partisipasi aktif setiap anggota
Fase 3
Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
Mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah
Peserta didik didorong dalam mengumpulkan berbagai informasi dari berbagai sumber tentang pemanfaatan limbah tekstil dan pembuatan kemasan dengan berbagai teknik.
Melalukan eksperimen untuk membuat kemasan melalui pembuatan desain dan model/mock up ataupun produk kemasan dari limbah tekstil
Fase 4
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Membantu peserta didik dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan, model dan berbagi tugas dengan teman
Menyajikan hasil produk kemasan melalui kegiatan presentasi/pameran/diskusi hasil pemecahan masalah yang dilakukan terhadap limbah tekstil tersebut dalam bentuk model/mock up/produk kemasan yang dibuat
Fase 5
Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari /meminta kelompok presentasi hasil kerja
Mengevaluasi proses pemecahan masalah yang telah dilakukan dalam membuat model/mock up/produk yang telah dilakukan

Penilaian Pembelajaran
1. Penilaian Pengetahuan
Indikator
Instrumen
Mampu mengidentifikasi desain produk limbah tekstil
Tes uraian:
Identifikasikan 3 jenis produk yang dibuat dari limbah tekstil



2. Penilaian Keterampilan
Indikator
Instrumen
Membuat desain produk dari limbah tekstil
Membuat desain kemasan produk limbah tekstil



Ters kinerja (praktik):
Buatlah desain produk taplak meja dari limbah tekstil dengan ukuran 100x100 cm
Buatlah desain kemasan taplak meja dari bahan karton/kertas malaga dengan teknik lipat dan kait (tanpa lem). Berikan hiasan dan label yang menarik pada kemasan tersebut.

3. Penilaian Sikap
Indikator
Instrumen
Menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan kreatif dalam berkarya.

Observasi dengan lembar pengamatan sikap disiplin, tanggungjawab, dan kreatif.